• +62811-220-2776/ +62811-220-3776
  • marketingdaqubandung@gmail.com
  • Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat

Pengumuman

PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19

DI PESANTREN TAHFIZH DAARUL QUR’AN BANDUNG

Pengumuman

Mulai hari ini 16 Spetember 2020 pesantren tidak menerima kunjungan tamu sampai waktu yang belum di tentukan. Untuk info pendaftara santri baru silahkan menghubungi admin ke no WhatsApp 0812203776 / 0812202776

 

Dalam rangka pencegahan penularan wabah covid-19, Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung mengumumkan kebijakan berikut.

PENERIMAAN TAMU ORANG TUA/WALI SANTRI

  1. Pesantren akan membatasi kedatangan tamu ke pesantren dengan sangat ketat dan tegas.
  2. Selama masa pandemi ini, orang tua/wali santri tidak diizinkan menengok dan bertemu dengan anaknya di pesantren, baik di gedung penerimaan tamu dan juga di gerbang pesantren. Petugas akan dengan tegas mencegah pertemuan antara orang tua/wali santri terkecuali sudah ada izin dari Kepengasuhan.
  3. Untuk keperluan komunikasi dengan orang tua/wali, santri bisa menggunakan fasilitas telepon asrama yang tersedia di pembina kamar masing-masing.

PENITIPAN BARANG DAN UANG UNTUK SANTRI

  1. Orang tua/wali santri yang akan mengirimkan barang dari rumah bisa menggunakan jasa kurir dengan mencantumkan identitas penerima dan alamat yang jelas. Identitas terdiri dari nama santri, kelas dan kamar, Nagrog No.85, Pasirjati, Kec. Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat 40616.
  2. Apabila orang tua/wali santri berkunjung ke pesantren, maka tetap tidak bisa bertemu dengan anaknya, meskipun hanya sebentar dan di area gerbang pesantren terkecuali sudah ada izin dari Kepengasuhan . Barang bawaan agar dititipkan kepada petugas piket di gerbang untuk selanjutnya disemprot disinfektan dan disampaikan kepada santri yang bersangkutan.
  3. Barang yang akan dikirimkan/dititipkan untuk santri agar dikemas dengan plastik/keresek karena akan disemprot disinfektan agar tidak mengenai makanan.

Demikian dan mohon maklum atas kebijakan ini yang dibuat untuk mewujudkan mashlahat dan mencegah madharat.